Kamis, 21 Oktober 2010

Lebih dari 10 Jamaah Haji Alami Gangguan Jiwa


Ilustrasi. Jamaah haji sedang berada di Jabal Uhud

MADINAH - Tercatat sudah ada lebih dari 10 pasien kejiwaan yang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah. Rata-rata pasien yang mengalami gangguan kejiwaan itu sudah berusia uzur.

Jumlah ini cukup mengejutkan mengingat pelaksanaan haji baru memasuki tahap awal namun jumlah pasien sudah melonjak tinggi.

"Kalau dilihat baru awal kok sudah banyak begini," ujar Dokter Spesialis Kejiwaan BPHI dr Dahsriyati saat ditemui wartawan di kantornya, Madinah, Kamis (21/10/2010).

Pasien gangguan jiwa yang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) sebenarnya tidak membutuhkan perawatan di atas tempat tidur. Sebab, pasien gangguan jiwa tidak mengalami sakit secara fisik.

"Jadi pasien yang mengalami gangguan kejiwaan inginnya jalan-jalan. Butuh ruangan khusus untuk merawat pasien tersebut," kata dokter spesialis kejiwaan di RS Omni ini.

Kendati demikian, Dahsriyati menyambut gembira sudah selesainya ruangan khusus bagi pasien yang mengalami gangguan kejiwaan. Sebab, ruangan tersebut akan membuat pasien kejiwaan menjadi tidak terganggu dan juga tidak mengganggu pasien lainnya. "Ada dua, satu buat pria dan satu buat wanita," ujar Dahsriyati.

Ruangan khusus bagi pasien kejiwaan ini juga meminimalisir pasien kabur dari tempat perawatan. Karena jumlah petugas yang mengawasi pasien kejiwaan tidak sebanding. Dahsriyati juga mengaku keterbatasan jumlah orang tersebut terbantu dengan adanya ruangan khusus bagi pasien kejiwaan.

rahasia borobudur

Didalam alquran ayat 18 surat SABA (34) kita disuruh untuk melakukan perjalanan ke Saba

Berjalanlah padanya beberapa malam dan siang dengan aman (QS.34 ayat 18)

Setelah dilakukan penelitian terbukti NEGERI SABA itu adalah INDONESIA dengan pusat pemerintahan di Jawa. dan ARSY SABA yang dipindahkan atas perintah Nabi Sulaiman adalah Borobudur yang dipindahkan dari Ratu BOKO, selama ini orang mengira di YAMAN,

Ada 12 point yang menjadi bukti berdasarkan Alquran bahwa SABA itu adalah di pulau jawa dan bukan di YAMAN.



Di ilmu sejarah kita candi borobudur didirikan pada abad ke 7 tapi menurut teori paruh waktu bahwa penelitian trhdp batu tersebut nggak bisa diitung umurnya dengan Isotop C .
Sehingga bisa ditarik hipotesa bahwa Borobudur tidak dibuat pada abad ke 7.

mengenai phenomena 19
Agan agan jangan lupa bahwa phenomena 19 di dalam Al-Quran itu berasal dari kalimat Bismillaahhirrahmaanirrahiim yang 19 huruf
Kalimat Bismillaahhirrahmaanirrahiim ini yang memperkenalkannya kepada kita adalah Nabi Sulaiman. Ketika dia berkirim surat kepada Ratu Saba’
Kop Surat dari Surat Sulaiman itu adalah kalimat Bismillaahhirrahmaanirrahiim

Isi suratnya adalah :”Allaa ta’luu ‘alaiyya, wa’tuunii muslimin” (Jangan menyombong kepada ku dan datanglah kepada ku dengan menyerah diri”.

Jadi, dapat dikatakan bahwa Phenomena 19 itu sudah diketahui oleh Nabi Sulaiman. Sebab itu di Borobudur ada Phenomena 19.

Karena yang membuat Borobudur itu bukan manusia saja, tetapi juga Jin, maka segaris lurusnya tiga candi Borobudur, Pawon dan Mendut, bukanlah hal yang kebetulan. Karena Jin bisa melihatnya dari atas.

Untuk apa mereka membuat ketiga candi itu segaris lurus ?

Untuk membuat gambar Gerhana. Dengan demikian mereka memberitakan bahwa Borobudur itu Gambar Matahari, dan Mendut adalah gambar Bumi. Itu sebab Mendut mewakili manusia. Di sana ada sebuah patung manusia sebagai wakil penduduk bumi adalah manusia.



Mengapa Borobudur itu gambar matahari ? karena Ya…… si Ratu Saba’ itu dulunya kan menyembah matahari, jadi ‘Arsy dia itu ada nuansa mataharinya.

Mengapa candi-candi itu menggambarkan Mihrab-Mihrab?? Ya … begitu disebut di dalam Al-Quran, jin-jin yang bekerja atas paksaan Sulaiman itu, mereka membuat mihrab-mihrab

12.Dan untuk Sulaiman, angin bertiup pada pagi hari sebulan dan bertiup pada petang hari sebulan. Dan kami alirkan baginya mata air dari tembaga, dan kami mudahkan sebagian dari Jin bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya, dan siapa dari mereka berpaling dari perintah kami, niscaya kami rasakan baginya dari azab api yang bernyala.
13.Mereka kerjakan untuknya apa yang ia kehendaki dari Mihrab-Mihrab dan Patung-patung dan Piring-piring seperti Kolam-Kolam dan Kuali-Kuali yang tetap ………………
(Al-Quran, surat Saba’, ke 34 ayat 12-13)

oaa.. oaaa...

22 oktober 2010... lahirlah si jabang blog bayi yang.. msig imuth masih suci..

blium tau apa2..klo btu kita urus sama2 mnajadi nloh yantg brguna bagi nusa dan bang di masa depann